Aligner dan retainerSekilas, aligner dan retainer tampak sangat mirip dan mudah tertukar karena terbuat dari plastik bening. Namun, jika kita membandingkan aligner dan retainer secara lebih teliti, kita akan menyadari perbedaannya, terutama dalam tujuan perawatannya masing-masing. Aligner membantu gigi mencapai posisi yang diinginkan, sedangkan retainer memastikan gigi tetap berada di posisi akhirnya.
Mari kita mulai dengan memahami apa masing-masing dari mereka:
Aligner transparan: Ini adalah alat berbentuk nampan yang dibuat khusus dari bahan plastik transparan dan digunakan sebagai pengganti kawat gigi logam konvensional untuk memperbaiki susunan gigi yang tidak rapi.
Retainer: Retainer adalah alat yang dibuat khusus, terbuat dari logam atau plastik, dan dapat berupa retainer tetap atau lepasan. Retainer tetap terdiri dari kawat tipis yang dipasang di sisi dalam gigi atas atau bawah. Di sisi lain, retainer lepasan dapat berupa tipe kawat (alat ini terdiri dari permukaan plastik dan komponen kawat) atau tipe bening (nampan plastik transparan).
Untuk memahami perbedaan antara aligner dan retainer, mari kita pelajari lebih lanjut tentang peran yang mereka mainkan dalam perawatan ortodontik.
Aligner dirancang untuk meluruskan gigi Anda.
Seperti kawat gigi tradisional, aligner memberikan tekanan lembut pada gigi dan secara bertahap menggerakkan gigi ke posisi yang diinginkan. Untuk menggerakkan gigi, kawat gigi tradisional menggunakan kawat dan braket, sedangkan aligner menggunakan bahan termoplastik transparan. Di akhir setiap siklus pemakaian (yang bisa berlangsung satu atau dua minggu), Anda beralih ke langkah aligner berikutnya.
Retainer membantu menjaga posisi gigi Anda.
Setelah alat pelurus gigi atau behel berhasil meluruskan gigi Anda, penting untuk memakai retainer agar gigi tetap berada di posisi barunya.1Hal ini karena gigi memiliki "memori elastis" bawaan dan cenderung kembali ke posisi semula sebelum perawatan. Memakai retainer transparan selama beberapa tahun setelah perawatan dapat mencegah pergerakan ini dan menjaga kesejajaran gigi Anda.
- Manfaat
Aligner berfungsi untuk memperbaiki masalah pada susunan gigi yang dapat memengaruhi estetika dan fungsi seseorang.
Karena retainer hanya dikenakan setelah perawatan ortodontik selesai, tujuan utamanya adalah untuk menahan gigi pada posisi barunya dan memastikan keberhasilan perawatan.
- Durasi perawatan: berapa lama Anda membutuhkannya?
Anda diharapkan mengenakan aligner minimal 22 jam per hari, dan melepasnya hanya saat makan, minum, dan menyikat gigi. Setelah gigi Anda bergeser ke posisi yang diinginkan, Anda akan beralih ke pemakaian retainer selama kurang lebih enam bulan, mengenakannya baik siang maupun malam (22-24 jam sehari). Setelah itu, sebagian besar pasien hanya perlu mengenakan retainer di malam hari (12-14 jam sehari) untuk jangka waktu yang tidak terbatas.
- Penggantian
Setiap alat pelurus gigi (aligner) dirancang untuk menghasilkan pergerakan gigi dalam jumlah tertentu dalam jangka waktu satu atau dua minggu, sesuai dengan siklus pemakaian Anda. Setelah pergerakan yang ditentukan tercapai, alat pelurus gigi perlu diganti dengan yang baru.
Retainer harus dikenakan setidaknya selama 3 hingga 6 bulan, baik pagi maupun malam. Setelah itu, retainer dapat diganti dengan yang baru jika diperlukan.
Selama perawatan ortodonti, tekanan dari alat pelurus gigi atau kawat gigi merangsang proses yang disebut pembentukan ulang tulang, atau pembentukan kembali tulang di sekitar gigi.
Setelah perawatan, meskipun gigi Anda telah bergeser ke posisi yang diinginkan, tulang dan jaringan di sekitarnya membutuhkan waktu untuk beradaptasi dan stabil sepenuhnya. Proses pembentukan ulang tulang berlanjut untuk beberapa waktu, bahkan setelah kawat gigi dilepas. Jika tidak didukung dengan baik selama fase ini, gigi secara bertahap dapat kembali ke posisi semula.
Dengan memakai retainer, Anda membantu memastikan bahwa tulang yang baru terbentuk memiliki kesempatan untuk mengeras dan membangun hubungan yang kuat dengan gigi Anda. Ini seperti memberi tanaman di kebun Anda cukup waktu untuk berakar dan menancapkan diri di tanah.
Biasanya dibutuhkan sekitar 9 hingga 12 bulan agar tulang baru mengeras dan stabil di sekitar gigi pada posisi barunya.
Waktu posting: 02-Juni-2026